Pagi menjelang
Sinar mentari mulai menghapus embun
Menuntunku untuk segera menapak hari
Kutapaki dengan kaki kecilku
Kuhampiri satu per satu hati
Seraya kuhiasi dengan sunggingan senyum
Kunyamankan hati
Tulus ... ikhlas ...
Masih kujaga rasa hati ini
Ringan, nyaman, riang ...
Kuhapus dan kubuang rasa susah
Dan terus kujaga rasa hati ini
Ringan, nyaman, riang ...
Kunyamankan hati ini
Tulus ... ikhlas ini ..
Ada banyak rangkaian kata pembentuk kalimat di pikiran, di hati ...hanya sebagian yang sempat tertuang dalam tulisan. Bismillah ...semoga memberi manfaat bagi orang lain setidaknya untuk diriku sendiri ....
hanya ingin memberi arti
Tentang Aku
- Catatan Salma
- Aku terlahir 28 November, masih di SMA 11 Jogja, gadis biasa yang masih terus belajar membuat catatan yang bermanfaat baik untukku dan orang yang udah mau mbaca blog ini.
Categories
- Puisi (8)
- Teenlit (5)
Popular Posts
-
Pun sampai nanti ajal menjemput, daku takkan pernah menghamba. Mengiba pada satu frase yang kau sebut rasa. Apalah nanti ...
-
Aha ...biar ga monoton n bosen buka blog-ku, yang kemarin semuanya puisi yg sok imoet (ceile) sekarang pingin postingin cerpen. Simpel cer... -
Kembalilah sayang, sebelum benar matahari berpulang. Tinggal menyisakan senja senyap di kejauhan. Menanggalkan kering kerontan...
-
Pagi menjelang Sinar mentari mulai menghapus embun Menuntunku untuk segera menapak hari Kutapaki dengan kaki kecilku Kuhampiri satu per...
-
Ngelanjutin cerita yang pertama ... (kalo yg blm sempat baca, simak di sini ! ). Ok, tanpa basa-basi langsung lanjut aja deh .... Sepa... -
Pulang ... Ku ingin pulang Kembali dan terus kembali Melawan semua arus yang ada Pulang ... Ku ingin pulang Ke pelukannya Ke dekapan...
-
Pagi hari itu semua seperti hari-hari sebelumnya, menyebalkan !. Ketika ada PR Matematika seperti waktu itu hampir semua teman di kelas me... -
Setelah sekian aku tertunda akhirnya perlu 'memaksa' diri untuk melanjukan tulisan ini. Ternyata banyak yang penasaran n nanya kapa...
-
Pagi-pagi, ketika fajar di ufuk timur telah mulai menampakkan kemerahan, harusnya kehangatan merayap menyergap. Tapi, pagi ini di awal kem... -
Pagi cerah Menelisik mentari tersembunyi malu Berdesir angin dingin lembut Merayu manja padaku Kubuka kecil jendela Menatap dan berhar...
Pengikut
Diberdayakan oleh Blogger.
20.14
Label: Puisi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar